Pentingnya Kekompakan Ayah & Ibu dalam Mendidik Anak

Salah satu kunci sukses dalam mendidik anak agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, percaya diri dan berkarakter adalah kekompakan Ayah dan Ibu dalam mengasuh anaknya. Ayah dan Ibu yang kompak akan menghasilkan didikan yang maksimal bagi anaknya. Kenyataannya, sering kali ada perselisihan atau perbedaan pendapat antara Ayah dan Ibu dalam membesarkan anaknya.

Contoh kecil misalnya, saat Ibu tidak memperbolehkan anak untuk bermain lebih lama karena harus mandi, tapi si Ayah akan bilang, “Gapapa biar aja main dulu.” Dari hal kecil ini berakibat lama-kelamaan si anak akan mengabaikan aturan dari Ibu-nya dan lebih memilih berlindung pada Ayahnya. Atau sebaliknya, karena sehari-hari Ibu di rumah, Ibu lebih banyak terlibat dalam mengasuh anak, Ayah tidak pernah meluangkan waktu untuk mendidik anaknya. Hal ini akan berakibat anak menganggap Ayah hanya sebatas dari hubungan material saja karena Ayah bekerja mencari uang, jadi yang didengarkan adalah si Ibu.

Mendidik anak harusnya dilakukan dua sisi secara berbarengan, oleh Ayah dan Ibu. Beberapa akibat negatif yang bisa timbul karena ketidakkompakan Ayah dan Ibu dalam mendidik anaknya antara lain :
πŸ’• Anak menjadi bingung dengan aturan yang ada. “Tadi kata Ibu tidak boleh, tapi kata Ayah kok boleh, yang benar yang mana.”
πŸ’• Berkurangnya rasa hormat dan menghargai pada salah satu pihak. “Apa-apa dibolehin sama Ibu, sama Ayah tidak boleh, jadi Ayah jahat!”
πŸ’• Munculnya ketidakdisiplinan pada anak akibat peraturan yang berubah-ubah, anak akan jadi memberontak karena orangtua tidak konsisten.
πŸ’• Hilangnya kepercayaan anak pada lingkungan atau sekelilingnya karena dia merasa bahwa ternyata segala sesuatu tidak konsisten, sering berubah, tidak ada patokan yang tetap, karena Ayah dan Ibunya akan menjadi tolok ukurnya dalam menghadapi dunia ini.

Saya dan suami selalu berusaha sepakat dalam perkataan dan perbuatan terhadap Gavin, meskipun kami pun masih terus belajar sampai hari ini. Kadang-kadang kelupaan, tapi setelahnya kami akan saling mengingatkan kembali. Biasanya kami akan menyepakati kata-kata dan perbuatan apa yang boleh dan tidak boleh diucapkan atau dilakukan di depan Gavin. Dan hendaknya segala perselisihan antara Ayah dan Ibu tidak dilakukan di depan anak.

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *