Satu Pukulan Sejuta Sesal

Semarah apapun saya pada Gavin, saya tidak pernah memukulnya sekalipun. Bahkan hanya sekedar menjewer, memukul telapak tangan atau menyentilnya pun tidak pernah. Ini sudah menjadi komitmen saya, karena saya tau, SATU PUKULAN akan mendatangkan SEJUTA SESAL!

Memukul anak bukanlah solusi untuk mendisiplinkan anak. Memukul anak hanya menciptakan kepatuhan sesaat jangka pendek. Namun dampak negatifnya bisa bertahan sampai kepada jangka panjang.

Beberapa dampak negatif yang terjadi dari memukul anak yang saya rangkum dari berbagai sumber adalah :
❣️ Anak jadi agresif
Menjadikan pukulan sebagai hukuman untuk mendisiplinkan anak, tidak akan mengubah perilaku anak menjadi lebih baik, justru malah sebaliknya akan membuat anak cenderung membangkang.
❣️ Anak dapat menjadi pelaku kekerasan kelak, baik kepada teman maupun anaknya di masa yang akan datang.
Mungkin orangtua bermaksud baik dengan memukul anak, atau tidak terlalu keras saat memukulnya. Tapi, yang akan diingat anak adalah kekerasan bisa dijadikan alat untuk mengungkapkan emosi. Akibatnya, dia bisa melakukan hal sama kepada orang lain.
❣️ Menciptakan trauma dan menurunkan nilai diri anak, anak bingung apakah ia disayang atau tidak oleh orangtuanya. Anak juga tidak dapat membela diri ketika ia menjadi korban bully-ing kelak.
❣️ Gangguan perkembangan kognitif
❣️ Gangguan perkembangan emosional
Anak-anak yang sering dipukul menunjukkan tanda-tanda depresi atau kepercayaan diri yang rendah, serta bisa menjadi anti-sosial.

Dikutip dari artikel pada hellosehat.com, pada anak usia dini, otak berkembang lebih cepat daripada organ lain dalam tubuh. Hal ini membuat usia dini merupakan periode yang sangat sensitif dan sangat penting dalam perkembangan otak. Tekanan yang disebabkan oleh rasa sakit dan ketakutan akan dipukul dapat mempengaruhi perkembangan dan fungsi otak anak, menghambat pertumbuhan alami otak, dan mengakibatkan kelainan seumur hidup dan permanen pada otak.

Sekali lagi, memukul anak bukanlah solusi untuk mendisiplinkan anak.

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *