Mengapa Anak Suka Melempar Barang & Bagaimana Menghadapinya?

Dua hal yang saya tidak suka dari Gavin saat ia masih berusia 1 tahun adalah kebiasaannya untuk memasukkan berbagai macam barang ke mulutnya dan kebiasaannya melempar-lemparkan barang. Nah, yang terakhir ini cukup mengganggu kalau terjadinya di tempat umum seperti saat makan di restoran. Semua barang yang dia pegang ujung-ujungnya akan dilemparkan. Dan setiap kali barang tersebut jatuh dan menimbulkan suara, Gavin akan bereaksi kegirangan. Sudah berkali-kali dikasih tau, tapi tetap saja kebiasaan ini tidak berubah.

Lalu saya cari tau, kenapa sih anak suka melempar-lempar barang? Ternyata fase ini memang biasa terjadi pada anak-anak. Pada fase ini sebenarnya anak belajar beberapa hal, antara lain :
πŸ’• Belajar membuka jemari dan kemudian menggenggam barang
πŸ’• Belajar melontarkan barang
πŸ’• Belajar tentang hukum gravitasi. Anak sebenarnya belum mengerti apa itu gravitasi. Tapi anak mulai mengerti bahwa setiap barang yang ia lemparkan tidak akan kembali lagi, melainkan jatuh ke lantai. Beda hal-nya kalau ia melontarkan bola yang bisa memantul-mantul. Hal-hal seperti ini memang menarik perhatian anak.

Jadi sebenarnya fase ini bermanfaat sekali bagi perkembangan skill motorik dan pola pikir anak, tapi kadang kan ngeselin juga yah Moms. Karenanya saya cari-cari dan ketemu beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengarahkan sisi positif dari fase ini :
🌈 Bedakan kondisi saat anak melempar barang karena bermain dan keingintahuannya atau karena sedang marah. Kalau sedang marah tentunya perlu ditangani dengan cara yang berbeda.

🌈 Beri pengertian kepada anak barang apa saja yang boleh dilempar (misalnya bola) dan apa yang tidak boleh dilempar. Pada saat anak akan melempar barang yang tidak seharusnya ia lempar, katakan bahwa ia tidak boleh melemparnya dan ambil barang tersebut perlahan dari tangannya, kemudian jauhkan barang-barang yang tidak boleh dilempar tersebut dari jangkauan anak.

🌈 Sesekali ikut bermain dan melempar bersama anak, tunjukkan pada anak barang-barang yang bisa dilempar, bagaimana caranya melempar, kapan ia boleh melempar dan ke arah mana sehingga ia lebih paham tentang konsep melempar ini dan tidak melempar sembarangan.

🌈 Setelah selesai bermain, ajak anak untuk bersama-sama mengambil dan merapikan kembali barang-barang yang sudah ia lempar tersebut.

Setelah tau tentang pentingnya fase ini, dari yang awalnya sering bertanya-tanya dan kesal, jadi mulai bisa menerima tingkah Gavin dalam melempar-lemparkan barang, paling yah mesti diarahkan. Semoga semua Mommies yang mengalami fase ini dapat melewatinya pula dengan baik yah.

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *