Cerita USG 4D & Dokter Obsgyn-ku

Beberapa ada yang ngeh kalau foto USG yang aku share pas posting tentang kehamilanku beberapa hari yang lalu agak beda dengan foto USG biasa. Iya, karena itu foto hasil USG 4D.

Waktu hamil Gavin aku juga cek USG 4D, tapi di sekitar week 24-26 gitu. Rencananya juga di kehamilan kedua ini mau kok USG 4D lagi, tapi ternyata malah mesti lebih cepat, di week 13. Kenapa? Karena memang dirujuk oleh dokter obsgyn-ku untuk melakukan USG 4D ini.

Jadi pas kontrol terakhir ke dokter obsgyn-ku, terlihat ukuran kantong kemih si baby agak besar dari biasanya. Kemungkinannya bisa karena pas agak membesar aja di saat itu, karena faktor tekanan, which is nanti bisa kempes sendiri, atau amit-amit ada penyumbatan saluran kencingnya. Karenanya, aku dirujuk untuk melakukan USG 4D supaya bisa dilihat lebih detail.

Puji Tuhan, pas USG 4D dilakukan, ukuran kantong kemih baby yang sebelumnya terlihat besar berada dalam ukuran normal, jadi semua baik-baik saja. Rencana sih nanti bakal mau USG 4D lagi di antara week 24-28, tapi tergantung dokter obsgyn-ku aja gimana nantinya.

USG 4D-nya sama siapa? Tadinya pertama dirujuk ke dr. Azen Salim, Sp.OG-KFM (Konsultan Fetomaternal). Beliau praktek di RSPI Pondok Indah dan RSPI Bintaro, tapi dapat jadwalnya baru Desember bok. dr. Azen memang terkenal ramai pasiennya, dulu pas hamil Gavin juga aku USG 4D sama dia dan memang perlu booking jauh-jauh hari sebelumnya.

Akhirnya, ganti dirujuk ke dr. Yuditya Purwosunu, Sp.OG-KFM, PhD, prakteknya di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. Wow, jauhnya dari rumahku, tapi bela-belain yah. Ini juga mesti bikin appointment sebelumnya tapi untungnya langsung dapat jadwal. Hanya memang kudu sabar pas antri di hari H, aku datang jam 2, baru masuk jam 5an, dokternya periksa dengan sangat detail per satu pasien, jadi memang lama.

Dokter Obsgyn-ku sendiri masih dengan dr. Handi Suryana, Sp.OG, dokter yang sama yang menangani kehamilan pertamaku. Prakteknya di RS PIK dan RS Royal Taruma. Ini juga benernya jauh dari rumah tapi aku bela-belain balik kesana karena sudah nyaman banget dengan dokternya, orangnya teliti, sabar, ramah. Yang paling penting, ditanya apa-apa ga buru-buru jawabnya, anytime kontak by WA pun fast response. Plus, waktu SC sama dia aku ga berasa sakit sama sekali, ga kayak habis SC.

Pengen sih pindah ke RS yang dekat rumah saja, cuma sampai sekarang belum nemu yang cocok, jadi masih balik ke beliau sajah, hihi. Doakan kami sehat selalu yahhh hug

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *