Kesabaran “Level Baru” yang Aku Kuasai

May I say that 19 hari terakhir ini segalanya kelihatan berjalan lebih baik buatku? Terutama mood-ku, fufufu. Selain masa mual sepertinya sudah sungguh berlalu, sakit pinggangku pun sudah membaik meski sesekali saja kambuh, emosiku pun rasanya jauhhh lebih terkontrol. Dan aku merasa aku ada di level kesabaran yang baru, which is aku juga merasa sangat amazed karenanya.

Aku jauh lebih sabar terhadap Gavin, perasaanku pun jauh lebih baik. Padahal teringat sekitar tengah bulan ini saja aku masih merasa cukup stress dengan kondisiku saat ini dan terkadang menangis sendiri karenanya. But, here I am now, happy and grateful.

Jadi apa yang kualami saat ini memang membuktikan bahwa “badai” seperti apapun yang kita alami saat ini, pasti akan berlalu, sooner or later. Satu hal yang penting adalah jangan pernah berhenti melangkah. Setiap orang pasti akan mengalami tantangan dalam setiap fase hidupnya, begitupun juga dengan seorang Ibu.

Adalah wajar bagi seorang Ibu untuk merasa lelah, penat, sedih, susah, bosan, ingin marah, ingin menangis, ingin berteriak, ataupun terluka. Namun selama ia yakin, percaya, terus berdoa dan berusaha, serta tidak pernah berhenti untuk menjadi Ibu bagi anaknya, ia akan bertahan dan ia akan kembali dengan jauh lebih kuat.

Dan kalau terkadang dalam perjuanganmu kamu berpikir, “Gue kenapa sih melakukan semua ini? Gue ngapain aja sih saat ini?” maka pandanglah wajah anakmu yang sedang melompat-lompat dengan gembira di atas ranjangmu atau yang sedang tertidur lelap dengan tenangnya, maka kamu akan menemukan semua jawaban itu 🙂

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *