Impian yang Kutunda

Kalau lagi lihat foto lama gini, yah jadi kangen juga berambut panjang lagi, hihi (kalau lagi ga liat yah ga inget, akakaka). Tapi aku sekarang lebih milih berambut pendek aja, biar gampang ngurusnya. Soalnya, rambutku tuh tebelll banget plus kaku, kebayang kan kalau panjang gimana rempongnya, belum kalau misal mau pergi mesti dicatok lah, bla bla bla. Rambutku ga bisa yang cuma modal dijepit doank trus tar jadi bergelombang sendiri. Jadi yah emang butuh tenaga ekstra buat merawatnya.

Nah dengan kondisi aku ngurusin anak sendiri plus akan ketambahan anak kedua, well, aku yang emang dasarnya anti-ribet ini semakin lah mencari cara memudahkan hidupku, hahaha. Salah satunya adalah berambut pendek, gampang urus.

Seperti yang pernah aku bilang, sejak punya anak memang ada hal2 yang kita kompromikan. Selain rambut, tentunya masih banyak hal lain yang aku “relakan” demi mengurusi anakku sendiri. Sejak menginjakkan kakiku di Raja Ampat, aku jadi punya impian pengen travelling ke tempat2 serupa di Indonesia. Derawan, Labuan Bajo, Belitung, Pulau Cinta, dan masihhhh banyak yang laen. Tapi lagi2, aku yah perlu menunda impianku itu. Ajak anak? Yah kalau anaknya masih kecil, ga mungkin juga travelling model perjalananku ke Raja Ampat waktu itu.

Intinya, memang ada impian yang perlu kutunda, ada keinginan yang perlu aku kompromikan. Bisa ga aku tetap melakukan saja apa yang aku suka? Bisa kok. Tapi aku juga pernah bilang, hidup itu pilihan kan. Jadi saat ini aku memilih menjalaninya seperti ini. Dan aku ga nyesel, ga juga pengen semua ini cepet2 berlalu. Justru aku sangat menikmati semua masa2 sekarang ini. Kelak, ada waktunya aku bisa kembali “bergerak” sesuka hatiku 🙂

Btw, jadi benernya, bagusan aku berambut panjang atau pendek neh?

@valentcindy

make every moment count

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *