The New Level of Me

Ada masanya dimana aku tuh ga PD banget akan diriku sendiri, terutama masalah penampilan. Masih inget banget sampai kuliah tuh aku tipe yang ga ngerti dandan dan rada tomboy. Ke kampus pake kaos gombrong, jeans, backpack dan rambut dikuncir kuda.

Di masa itu, karena emang belum ngerti artinya make-up, yah aku cuek aja. Trus aku mulai kerja part-time sana-sini kan, salah satunya tuh jadi SPG. Otomatis, mulailah kenal sama yang namanya make-up.

Aku masih inget yah hari pertama aku kerja jadi SPG waktu pameran PRJ, aku bawalah tuh alat make-up ke toilet ( beli seadanya juga karena ga ngerti apa yang kudu dibeli). Then, aku berusaha make-up disana sambil melirik cewe2 di sebelahku, hahaha.

Aku liat gimana mereka pake ini, itu, trus praktekin dan ngasal pastinya. Tapi oke lah, hahaha. Trus lama-kelamaan yah jadi bisa sendiri, meskipun tetep ga ahli sampai hari ini.

Pas sudah masuk dunia kerja, atasanku di kantor tuh mengharuskan karyawan cewenya make-up-an. Katanya cewe itu harus keliatan cantik, rapi, pake make-up. Jadilah aku tiap hari make-up an. Sampai aku udah pindah kerja pun, trus kerja sendiri, sudah kebiasaan sehari2 make-up an. Dan here came that time dimana aku justru merasa ga pede dengan diriku sendiri.

Di masa2 kerja kantoran sampai I didn’t remember when, aku merasa ga pede kalau harus foto misalnya tanpa make-up. Saat aku mengenal dunia sosmed pun, aku bakal ga pede untuk post foto bare-face ku ke dalamnya. Kalau terpaksa harus keluar rumah tanpa make-up, aku punya “senjata” kacamata frame merahku untuk menyamarkan bare-face ku itu.

Entahlah, aku merasa mataku sipit, aku ga cantik, ga secantik temen2ku lainnya, intinya ga pede dengan penampilanku. Dan mungkin, ga ada orang di sekelilingku yang sadar akan hal ini.

Untilll…I became a mother. Yes, cukup lama loh aku bergelut dengan ketidakpedeanku tentang masalah penampilan itu. Tapi menjadi seorang Ibu somehow mengubah mindset-ku dan menjadikan aku jadi orang yang jauh lebih percaya diri.

Jadi kalau sekarang kalian melihatku sebagai orang yang tampil apa adanya, itu semua karena aku sudah berproses. Oh yeah, kalau masalah cuek, dancing menggila, aku dari dulu sih cuek, hahaha. Tapi kalau masalah post2 foto bare-face tanpa diedit seperti sekarang ini (aku dulu juga ga edit2 foto sih, tapi ga bakal aku post aja ke sosmed) atau ketemu aku di jalan tanpa make-up, that’s a new level of me.

Aku sekarang sudah bisa mencintai mataku yang sipit, rambutku yang kaku dan susah diatur, betisku yang gede, yang dulu biasanya aku liatin dan merasa, “Jelek banget sih.” Dan make-up bagiku saat ini adalah bukan untuk menutupi bagian2 tubuh yang aku ga suka, tapi justru sebagai bentuk penghargaan akan diriku sendiri, bikin aku merasa lebih happy aja, good mood dan lebih fresh.

Self-Love tidak hanya sekedar menerima diri kita sendiri apa adanya, namun juga mau berusaha untuk melakukan yang lebih baik lagi bagi diri kita sendiri dan mengembangkan kualitas diri. Sudahkah kamu mencintai dirimu sendiri hari ini? 🙂

@valentcindy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *