Positive Parenting

-Gantilah mindset kita bahwa ketika anak “berulah”, itu bukanlah serangan buat saya, Ibunya, melainkan kesempatan untuk mengajari anak belajar lebih baik.- Saat anak beranjak semakin besar, rasanya ada aja tingkah laku anak yang bikin kita marah. Apalagi kalau kita merasa nih anak sudah dikasih tau berulang kali tapi kok ga mau dengar, jadinya gregetan banget. Namun sebenarnya apa yang menyebabkan […]

Continue Reading

Kalender “Detoks Marah”

Pertama kalinya aku mulai menggunakan “Kalender Detoks Marah” ini di hari yang sama ketika aku tau aku hamil anak kedua. Seperti yang pernah aku share, saat tau aku hamil, aku senang, tapi ketika kemudian aku memandang wajah Gavin yang sedang tidur, aku menangis. Menangis karena aku merasa belum jadi Ibu yang cukup baik baginya, masih sering marah-marah, lalu tiba-tiba sekarang […]

Continue Reading

Kesabaran “Level Baru” yang Aku Kuasai

May I say that 19 hari terakhir ini segalanya kelihatan berjalan lebih baik buatku? Terutama mood-ku, fufufu. Selain masa mual sepertinya sudah sungguh berlalu, sakit pinggangku pun sudah membaik meski sesekali saja kambuh, emosiku pun rasanya jauhhh lebih terkontrol. Dan aku merasa aku ada di level kesabaran yang baru, which is aku juga merasa sangat amazed karenanya. Aku jauh lebih […]

Continue Reading

Jadi Sebenarnya, Pada Siapakah Kamu Marah?

Aku seperti menguasai kesabaran level baru belakangan ini. Di samping aku memang masih terus jalani Kalender “Detoks Marah”-ku (aku malah belum sharing detail tentang ini) dengan “kesabaran level baru” ini, rasanya semua jauhhh lebih mudah. Awalnya di Kamis 1 bulanan yang lalu, aku marah lagi sama Gavin karena suatu hal. Dan memang rasanya beberapa hari sebelumnya aku juga beberapa kali […]

Continue Reading

Aku, Suami & Mertua

Ga tau mau kasih judul apa, jadi begitulah saja, hahaha. Ini topik yang benernya paling aku hindari untuk dibahas, karena menurutku topik yang sensitif dan complicated kan, tapi berhubung beberapa hari lalu pas nge-post satu artikel beberapa nanyain lagi tentang hal ini, baiklah aku share dari pemikiranku aja yah. Waktu pacaran, aku dan suami sepakat dan sepemikiran bahwa mau nikah […]

Continue Reading

Mengenalkan Konsep “Tidak / Cukup / Selesai” pada Anak

Saat anak sudah lancar berkomunikasi 2 arah dengan orang tuanya, terutama ketika memasuki usia 2 tahun dimana mereka memasuki masa kemandirian mereka, masa dimana mereka sadar bahwa mereka adalah individu yang berbeda dengan orang tuanya dan mereka memiliki keinginannya sendiri, biasanya anak-anak mulai bisa meminta atau menuntut, “Mau nonton, mau beli ini, mau main itu, mau makan yang ini,” dan […]

Continue Reading

Ketika Anak Memukul Temannya, Lakukanlah Ini

Saya pernah sharing tentang fase memukul yang terjadi pada anak sebelum ini. Kali ini saya mau share tentang bagaimana kalau seandainya si anak memukul temannya atau anak lain dan apa yang bisa kita lakukan. Sejauh ini, Gavin pernah 3x memukul teman sepermainannya. Pukulnya sih pelan, lebih seperti menggertak, tapi tetap aja namanya memukul, no excuse! Ketika menghadapi kejadian ini, yang […]

Continue Reading

Berempati kepada Anak

Tidak ada rasa sakit atau rasa sedih yang terlalu kecil untuk diperhatikan. Itu prinsip saya dalam menghadapi Gavin. Sometimes kita mungkin ga sengaja menyepelekan rasa sakit atau kesedihan anak. Jatuh terantuk sedikit, anak nangis, lalu kita bilang, “Ah gitu doank, jangan nangis donk.” Atau ditambah dengan kalimat, “Kamu kan cowo.” Mungkin kita berpikir, “Masa segitu doank sakit sih.” Padahal yang […]

Continue Reading

Kapan Harus Berhenti Berganti Pakaian di Depan Anak & Mandi Bersamanya?

2 hari yang lalu nulis tentang nungguin Gavin bobo tapi lamaaa banget sejam-an masih ga tidur, padahal mamak sudah mules, hahaha. Mau ditinggal, anaknya ga mau. Then beberapa Moms menyarankan bawa aja anaknya ke toilet kalau gitu, hahaha. Benar, Moms, saya setuju, daripada kita tersiksa kan, hihi. Saya pernah BAK sambil gendongin dia malah, LoL. Tapi mostly saya biasanya buka […]

Continue Reading

Satu Pukulan Sejuta Sesal

Semarah apapun saya pada Gavin, saya tidak pernah memukulnya sekalipun. Bahkan hanya sekedar menjewer, memukul telapak tangan atau menyentilnya pun tidak pernah. Ini sudah menjadi komitmen saya, karena saya tau, SATU PUKULAN akan mendatangkan SEJUTA SESAL! Memukul anak bukanlah solusi untuk mendisiplinkan anak. Memukul anak hanya menciptakan kepatuhan sesaat jangka pendek. Namun dampak negatifnya bisa bertahan sampai kepada jangka panjang. […]

Continue Reading